Categories
Uncategorized

Era Digital yang sangat pesat


Era digital adalah istilah yang digunakan dalam kemunculan digital, jaringan internet khususnya teknologi informasi komputer. Era digital sendiri sering digunakan untuk menggambarkan teknologi digital. Internet sudah menjadi tidak asing lagi bagi orang-orang. Saat ini, internet sudah menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari kita, seakan tidak bisa hidup tanpa internet. Perkembangan era digital yang pesat saat ini, sangat membantu masyarakat dunia memberikan kemudahan layanan dan cakupan tanpa batas. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, membuat pengguna internet di dunia pun ikut melambung tinggi. 

Terlebih lagi untuk generasi milenial tidak bisa lepas dari yang namanya teknologi digital, baik itu untuk kehidupan sehari-hari maupun pada kegiatan bisnis. Revolusi Industri Pertama ditandai dengan mekanisasi produksi menggunakan tenaga air dan uap. Lalu, produksi massal menjadi sebuah kemungkinan yang terbuka berkat adanya tenaga listrik pada Revolusi Industri Kedua. Sektor industri kemudian bisa mewujudkan otomatisasi produksi pada Revolusi Industri Ketiga karena dukungan industri elektronik dan teknologi informasi.  Semua perubahan itu mendorong manusia beradaptasi, karena pada akhirnya akan mengubah perilaku, cara bekerja hingga tuntutan keterampilan.

Nah, untuk membangun bisnis sebenarnya memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Perkembangan pada era digital khususnya dalam dunia bisnis, yaitu dengan banyaknya e-commerce yang ada di Indonesia. Seperti yang sudah Anda ketahui bahwa e-commerce merupakan platform jual beli barang dan jasa melalui sistem digital. Selain e-commerce, ada juga teknologi digital Peer to Peer Lending (P2P Lending). 

Untuk yang masih awam dengan istilah ini, P2P Lending adalah praktek atau metode memberikan pinjaman uang kepada individu atau bisnis dan juga sebaliknya, mengajukan pinjaman kepada pemberi pinjaman, yang menghubungkan antara pemberi pinjaman dengan peminjam atau investor secara online. Peer to Peer Lending (P2P Lending) memungkinkan setiap orang untuk memberikan pinjaman atau mengajukan pinjaman yang satu dengan yang lain untuk berbagai kepentingan tanpa menggunakan jasa dari lembaga keuangan yang sah sebagai perantara. P2P Lending ini sebenarnya sangat mirip dengan konsep marketplace online, yang menyediakan wadah sebagai tempat pertempuran antara pembeli dengan penjual.

Advertisment


Indonesia sudah menapaki era Industri 4.0, yang antara lain ditandai dengan serba digitalisasi dan otomasi. Namun, belum semua elemen masyarakat menyadari konsekuensi logis atau dampak dari perubahan-perubahan yang ditimbulkannya. Bahkan, fakta-fakta perubahan itu masih sering diperdebatkan. Misalnya, banyaknya toko konvensional di pusat belanja (mall) yang tutup sering dipolitisasi dengan argumentasi bahwa kecenderungan itu disebabkan oleh menurunnya daya beli masyarakat. Padahal, toko-toko konvensional memang mulai menghadapi masalah serius atau minim pengunjung karena sebagian masyarakat perkotaan lebih memilih sistem belanja online. Dari beli baju, sepatu, dan buku hingga beli makanan semuanya dengan pola belanja online.


Era Industri 4.0 akan terus menghadirkan banyak perubahan yang tak bisa dibendung. Karena itu, ada urgensinya jika negara perlu berupaya maksimal dan lebih gencar memberi pemahaman kepada semua elemen masyarakat tentang hakikat era Industri 4.0 dengan segala konsekuensi logisnya. Langkah ini penting karena belum banyak yang berminat memahami Industri 4.0. Masyarakat memang sudah melakoni beberapa perubahan itu, tetapi kepedulian pada tantangan di era digitalisasi dan otomasi sekarang ini pun terbilang minim.
Untuk itu, ada beberapa hal yang menunjukkan kemudahan dengan adanya kemajuan teknologi di era digital saat ini,


1.Mudahnya Berkomunikasi


Dikutip dari New York Times, Thomas L Friedman dalam The World is Flat membagi globalisasi ke dalam tahapan, yaitu globalisasi 1.0, globalisasi 2.0, dan globalisasi 3.0. Nah, sekarang ini kita telah memasuki era globalisasi 3.0, dimana kehidupan manusia dikelilingi oleh teknologi digital. Semua manusia saling terhubung dengan adanya internet. Apalagi dengan munculnya social media sekarang ini, seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lainnya.Anda bisa menyebarkan informasi melalui media sosial tersebut. Selain itu, Anda juga bisa saling menjalin silaturahmi dengan teman atau saudara yang tinggal jauh. Memanfaatkan fitur video call sehingga Anda akan tetap terhubung tanpa ada batasan waktu dan wilayah.


2.Mobile dan Fleksibel


Era digital adalah masa di mana semua serba mudah dan tidak ada batasannya. Anda bisa mengerjakan apapun secara mobile, lo! Bahkan sekarang ini ada banyak sekali event yang tidak mengharuskan pesertanya datang. Hanya butuh media online, Anda bisa melakukan segala sesuatu dengan mudah. Ada banyak sekali online course yang bisa diikut, lo! Bahkan ada universitas yang menyediakan fasilitas kuliah online Mahasiswa tidak perlu berkumpul di suatu kelas mendengarkan penjelasan dosen. Mereka hanya perlu akses internet dan suatu sistem informasi agar bisa saling berkomunikasi layaknya kelas perkuliahan. Kamu bisa memanfaatkan fitur dari Google, yaitu Google Hangout.


3.Mudahnya Berbelanja


Untuk Anda yang suka berbelanja, hidup di era digital adalah surga dunia. Anda bisa memilih barang tanpa harus repot pergi ke toko atau ke mall. Cukup bermodalkan smartphone dan internet saja, Anda sudah bisa memilih barang sesuai kebutuhan. Mulai dari kebutuhan pokok, fesyen, souvenir, bayar listrik, bayar pulsa, bayar tiket kereta api, bayar paket data sampai dengan membeli game online. Anda bisa pilih barang dan harga sesuai kondisi dompet

4.Internet Lebih Berkuasa daripada Pulsa


Siapa yang lebih memilih kehabisan pulsa daripada kehabisan paket internet? Tapi itu memang benar adanya! Di zaman sekarang ini, internet lebih dibutuhkan ketimbang pulsa. Era digital adalah suatu tanda kemajuan internet. Milenial bahkan lebih memilih tidak makan daripada tidak ada akses internet. Jika paket data habis, mereka akan cenderung mencari koneksi wifi untuk melakukan segala aktivitas di social media dan game online yang sudah menjadi gaya hidup
   Dalam mencegah kecanduan yang berlebihan terhadap era digitalisme, masyarakat harus flasback ke belakang disaaat dimana mereka masih bisa hidupa ataupun begitu banyak kebahagiaan lain yang bisa dicari walau tanpa ada internet. Kita tidak bisa sepenuhnya meninggalkan internet saat ini karena hal tersebut merupakan kekuatan terbesar yang ada di dunia. Tapi tidak ada yang salah saat kita meninggalkan sejenak hp, lalu berpetualang di tempat-tempat yang tidak ada embel-embel sinyal disana. Begitu banyak keindahan yang ada di alam yang tidak hanya bisa di like atau di lihat dari layar kaca. Akan ada rasa yang berbeda saat seseorang melihat secara langsung keindahan yang telah diciptakan Tuhan yang tersebar ke segala macam penjuru di dunia ini.  


Dalam mencegah kecanduan yang berlebihan terhadap era digitalisme, masyarakat harus flasback ke belakang disaaat dimana mereka masih bisa hidupa ataupun begitu banyak kebahagiaan lain yang bisa dicari walau tanpa ada internet. Kita tidak bisa sepenuhnya meninggalkan internet saat ini karena hal tersebut merupakan kekuatan terbesar yang ada di dunia. Tapi tidak ada yang salah saat kita meninggalkan sejenak hp, lalu berpetualang di tempat-tempat yang tidak ada embel-embel sinyal disana. Begitu banyak keindahan yang ada di alam yang tidak hanyabisa di like atau di lihat dari layar kaca.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *